Sunday, June 10, 2012

Rainbow Untuk Santhi





Ceritanya ini adalah order kedua dari Santhi, salah seorang temen, untuk diberikan kepada murid-muridnya di akhir tahun ajaran ini. Sebelumnya dia pernah memesan cake pops dalam rangka valentine's day.

Pada awalnya pesanan berupa cookies hias yang simple, tapi singkat cerita pesanan berubah menjadi raibow slice yang dibungkus plastik (seperti lapis surabaya) karena terinspirasi dari salah satu toko kue yang menjual rainbow cake. Sengaja kuenya ditambah hiasan pita untuk mempercantik tampilannya pikir saya, apalagi tujuannya untuk dibagikan sebagai souvenir.

Harga sudah ditentukan, jumlah orderan juga udah ada. Mulailah dari hari Kamis sebelum subuh sudah mengerjakan sebagian pesanan, dan sebagian lagi beserta tahap finishing dikerjakan setelah pulang kantor nanti. Total 3 loyang rainbow cake untuk 50 rainbow slice dan 6 rainbow in cup. Pada saat mengerjakan finishing loyang terakhir, ada ajaaa kejadiannya..lapisan warna merah alias lapisan paling atas waktu akan dipindahkan ternyata robek berantakan. Sepertinya belum terlalu matang sempurna. Hwaaaaa...rasanya pengen garuk-garuk aspal. Akhirnya dibuatlah adonan untuk satu lapis saja, untungnya saja gak ada masalah lagi sehingga semua bisa selesai tepat waktu. 
Pukul 06.00 WIB udah bikin laporan dengan pemesan kalau rainbownya tinggal nunggu jemputan kurir. Sewaktu perjalanan ke kantor sempet dapat kabar dari pihak kurir kalau ada keterlambatan tapi bisa dipastikan pesanan bisa tiba tepat waktu. Dredeg juga siih, tapi Bismillah aja laah. 
Semua berjalan seperti biasa, tidak ada laporan apa-apa dari rumah kalau kue belum diambil jadi saya anggap gak ada masalah apapun. Sampaaai akhirnya pukul 10.15 WIB ada BBM masuk dari pemesan yang mengabarkan kalau pesanannya belum sampai juga dan anak-anak muridnya sudah harus pulang 15 menit lagi.
Hwaaaa, ada apa lagi iniiih. Kepala pening akibat semalam hanya sempet tidur ayam, jadi bertambah pening. Langsung telpon rumah mau menanyakan jam berapa tadi kue diambil kurir, tapi gak diangkat. Telpon ke pihak kurir dan reaksi penerima telpon sama-sama kaget waktu saya laporan seperti ini, karena dia tidak mendapatkan laporan kalau kurirnya mengalami kendala atau apapun itu. Pihak kurir mencoba menghubungi kurir yang bertugas tapi tidak dijawab, dan panik lah saya gak tau harus bagaimana. Dan saat yang paling bikin nyess adalah waktu tau akhirnya kue itu gak jadi dibagikan ke murid-muridnya karena memang mereka sudah harus pulang. Ya ampuuuun, baru sekali ngerasain kaya gini dan semoga jangan pernah lagi deh huhuhuhuu. Kecewa bangeeeet apalagi si pemesan pasti sangat kecewa yah.
Sampai detik ini saya belum tau cerita kenapa si kurir butuh waktu yang sangat lama, lebih dari 3 jam, dari Rawamangun sampai ke Kembangan dan masih penasaran ada apa sebenernya sih karena jujur saya sudah memakai jasa kurir ini berulang kali dan Alhamdulillah semua lancar-lancar saja, kalaupun ada pernah sedikit kendala tapi bisa diatasi dengan cepat.


Ps. Buat Santhi, maap banget yaaah pesanannya gak bisa berjalan dengan lancar. Semoga lain kali nanti gak terulang dan jangan kapok buat order lagi yaaaaaah hihihihihiii..


No comments:

Post a Comment